Ide Kreatif dalam mengatasi kebiasaan buruk mengompol

Ide Kreatif dalam mengatasi kebiasaan buruk mengompol

Ide Kreatif dalam mengatasi kebiasaan buruk mengompol

Ide Kreatif dalam mengatasi kebiasaan buruk mengompol

—- Bunda Arianto Sucypto—-

Mengatasi kebiasaan anak agar tidak ngompol harus sedini mungkin, dimulai dari :

  • jangan membiasakan anak memakai pempers karena mengajarkan anak ngompol sembarang dimanapun semaunya, mengajarkan anak semenjak anak sudah bisa berdiri dengan training toilet membiasakan mengajak anak ke kamar mandi minimal 2 jam sekali, atau dengan mengajarkan anak menggunakan isyarat.
  • Jangan membiasakan anak memakai popok sekali pakai karena ini sama saja halnya dengan mengajarkan anak buang air di sembarang tempat dan mereka jadi sulit untuk mengontrol buang airnya.
  • Ajarkan si anak untuk buang ar di toilet dengan cara diatur, jangan lupa nih moms kita sambil memberitahu pada si anak..”nak,kalau pipis/pup di kamar mandi, tidak boleh sembarangan..” terus’ ‘kalau mau pipis/pup bilang yaaaaa”’.
  • ajarkan juga anak kode untuk memberitahu kita, kalau saya sih ngajarinnya anak saya menunjuk alat kelaminnya..maksud hati supaya sayanya langsung ngerti..
  • Perkirakan waktu kapan biasanya si anak buang air..lalu buru2 kita bawa ke kamar mandi..jangan menunggu si anak bilang yaa moms..karna biasanya kalau baru di awal2 anak masih belum bisa utk bilang..
  • jangan lupa juga untuk kita bilang ke si anak kalau pipis/pup sembarangan. itu jorok..
  • Biasakan si anak untuk pipis sebelum tidur dan jangan memakaikannya popok sekali pakai. terutama tidur malam. Setelah itu jangan lupa moms memberitahu si anak..gak boleh pipis di tempat tidur yaa..terus kalau mau pipis bangunin ibu..
  • Nahhh, yang ini nih moms agak berat..kadang males banget karena lagi enak2nya tidur tapi ini kunci supaya anak gak ngompol,biasanya saat anak ingin pipis suka nangis, itu kode supaya kita buru2 bangunin si anak lalu angkat ke kamar mandi.
—- Ummu Usama Nenda —-
  • Bila anak mengompol jangan pernah menghukum/menyalahkan anak,hindari menunjukkan rasa jengkel,marah /pun panic, tapi berilah dukungan pada anak dengan menasehati/ memberikan pengarahan, sambil tatap matanya “adek sebelum tidur pipis dulu… adek klo pipis dikamar mandi yaa” ato dng bahasa sederhana yang lain.
  • Jangan mempermalukan/membandingkan dengan anak lain,agar si kecil tidak minder,dan ketika ia dapat melalui tidur nya tanpa mengompol,berilah pujian,/hadiah,,agar lebih termotivasi untk tdk mengompol lagi.
  • Minta anak untuk mengubah sprei dan pakaian di malam hari,ketika anak sdh mampu melakukan nya,/menempatkan perlak ( Sprei Waterproof ) ditutupi dng kain ditempat tidur,sehingga anak bisa belajar bertanggungjawab dan mengurangi kebiasaan mengompol.
  • Pastikan/Biasakan anak buang air kecil sebelum tidur..
  • Lihat pola ngompol anak,misal anak ngompol jam 1,, nah sebelum jam 1,kita sudah bangunkan anak kita ajak kekamar mandi,untuk kita pancing pipis.
  • Berikan konsekuensi pada anak yang suka mengompol misal ajak anak mencuci bekas ompol,celana bekas ompol.
  • Ciptakan kondisi yang baik buat anak,misalnya hidupkan lampu kamar mandi sepanjang malam,agar anak bisa berjalan sendiri ketika semua tertidur..
  • Jangan berikan popok yg seakan membolehkan anak buang air kecil di kasur…
—- Parama Dyah Ratnaningtyas —-
  • Membiasakan pipis sblm tidur
  • Tdk minum susu formula sblm tidur
  • Memperhatikan tanda-tanda dan waktu biasanya si kecil mengompol shg bisa dibangunkan utk ke kamar mandi
  • Mengingatkan sblm tidur, jika malam hari terasa hendak pipis, boleh membangunkan ayah/ibu utk dibantu ke kamar mandi
  • Membisikkan kalimat sugesti ketika anak sdh terlelap


Misal : mbak Aisy cantik, mbak aisy pintar, tdk ngompol, pipis di kamar mandi ya

—- Lulu Rumah Cloudi —-

14 Tips ampuh mengatasi anak suka ngompol, sebagai berikut :

  • Perlu kesabaran dan ketekunan dalam membantu anak mengatasi kebiasaan mengompol. Biasanya anak akan berhenti mengompol dengan sendirinya saat usianya 7 tahun.
  • Jangan memarahi atau menghukum anak jika ia mengompol ketika tidur. Kemungkinan anak belum bisa mengatur fungsi kandung kemihnya dengan baik, dan saat kandung kemih penuh,anak sudah terlanjur tidur dengan nyenyak sehingga ia mengompol. Memarahi atau menghukum anak, bukan malah membuat anak sembuh dari mengompol, namun justru akan membuat anak jadi merasa tertekan (stress)
  • Banyak minum air putih dan mengurangi minum soda. Soda mengandung bahan perangsang metabolisme tubuh yang memicu peningkatan air seni dalam kandung kemih anakMelatih anak untuk bisa menahan kencing untuk beberapa saat jika ia ingin kencing meski kandung kemihnya sudah mulai penuh. Cara ini akan melatih anak untuk dapat mengontrol otot kandung kemihnya
  • Mengajarkan dan mengingatkan anak dengan lembut sebelum tidur, bila ia hendak buang air kecil agar segera bangun dan pergi ke toilet.
    Orang tua harus memantau perilaku anak yang sudah mulai gelisah ketika hendak buang air kecil. Jika kondisi tersebut terlihat, segera bawa anak ke toilet
  • Biasakan anak Anda untuk buang air kecil terlebih dahulu sebelum pergi tidur serta biasakan anak bangun malam hari untuk buang air kecil ke toilet dan kemudian kembali ke tempat tidur. Caranya bisa dengan memasang alarm yang di-set pada jam tertentu misal 4-5 jam setelah ia tertidur.
    Tetap gunakan diapers selama masa adaptasi anak dalam membiasakan diri untuk bangun dan buang air kecil ke toilet.
  • Lapisi kasur dengan pelapis atau perlak tahan air Atau Sprei Waterproof, agar kasur tidak basah terkena air seni anak yang mengompol.
  • Menggunakan alarm kelembaban dengan probe clip-on sensor yang diletakan pada bagian luar dari sprey. Alarm akan menyala saat anak mulai mengompol dan akan membangunkan anak, kemudian orang tua membimbingnya ke toilet untuk menyelesaikan buang air kecil, dan setelah itu ia dapat kembali tidur. Teknik ini bertujuan untuk melatih dan mengkondisikan otak agar merespon pesan dari kandung kemih anak selama tidur sehingga ia menjadi terbiasa bangun untuk pergi ke toilet jika ingin kencing.
  • Berikan pujian ketika anak tidak mengompol pada malam hari, katakan bahwa anda sebagai orang merasa senang dan bangga bahwa ia sudah berusaha untuk tidak mengompol
  • Berikan konsekuensi pada anak jika masih suka mengompol (bukan hukuman), seperti mengajaknya untuk mencuci bekas ngompol, mengganti spray, dan celana bekas ia ngompol, sehingga diharapkan anak akan sadar bahwa ada konsekuensi kalau ia mengompol
    Jika anak mengalami masalah emosional (psikologi) seperti merasa tertekan, konflik, mendapat perlakuan kasar, suasana keharmonisan dalam keluarga, dsb.
  • cobalah untuk mengajaknya berbicara atau bercerita dan anda harus siap untuk mendengarkannya.
  • Untuk kasus mengompol yang disebabkan masalah fisik seperti : Infeksi saluran kemih, kelainan struktural atau anatomi, kelainan sistem syaraf yang mengontrol kencing, tentunya harus segera ditangani dengan membawa anak ke dokter agar dapat segera dilakukan pengobatan secara medis